Kamis, 28 Mei 2009

New Songs

Five Minutes - Aku Tergoda
Download

Five Minutes - Ternyata
Download

Vierra - Perih
Download

Gruvi - Selamat Tinggal
Download

Kuburan - Tua tua clubbing
Download

J-Rocks - PDKT
Download

Peterpan - Tak ada yang abadi
Download

Rabu, 27 Mei 2009

Kuburan

Band itu bernama Kuburan Band. Bukan hanya namanya yang cukup “aneh”, tapi penampilannya pun tak kalah nyeleneh. Yang menjadi ciri khas mereka adalah, mereka selalu tampil dengan muka bermasker alias bertopeng.

Saya pertama kali melihat band ini lewat video klip “Lupa-lupa Ingat”. Asli, saya sempat terheran-heran melihat video klip yang lain dari yang lain tersebut
. Tapi walaupun tampilannya ajaib begitu, musiknya menurut saya enak kok, liriknya lucu, gampang diingat dan gampang dihafalkan.
Setelah melihat penampilan mereka lewat video klip, barulah saya berkesempatan melihat tampilan live mereka lewat berbagai acara musik di televisi. Ternyata tampilan panggungnya tak kalah atraktif dibanding video klipnya. Segera setelah beberapa kali tampil di panggung, mereka sudah memiliki penggemar yang selalu menunggu-nunggu setiap penampilan mereka.

Dari hasil browsing di internet, akhirnya saya mendapat info kalau Kuburan Band berasal dari Bandung dan terbentuk pada tahun 2001. Anggota mereka adalah Priya di vokal, Raka di gitar, Denny di bass, Donny di melodi, Udhe di keyboard, dan Dino di drum (http://cafe-music.blogspot.com ).

Musik dan syairnya sangat original dan lucu, oleh karena itu band yang baru muncul ini langsung melejit, bahkan statistik pada Google Trends menyatakan bahwa pencarian untuk Kuburan Band lebih diminati daripada pencarian Bugil. Sebuah prestasi yang luar biasa di dunia online yang telah dilakukan oleh anak-anak kuburan band dalam berkarya.

Fakta ini sangat membantu team marketing dari kuburan band untuk memasarkan produknya baik berupa RBT atau berupa kaset dan VCD.

Jumat, 22 Mei 2009

Peterpan

Group Band Peterpan terbentuk berawal dari pertemuan Uki dan Ariel yang pernah satu kelas di SMPN 14 Bandung. Tadinya mereka nggak saling kenal. Bahkan keduanya nyaris adu jotos. Maklum Ariel sebagai anak baru udah bikin Uki kesel. Soalnya Ariel kalau ke sekolah suka bawa gitar segala. Udah gitu ikut-ikutan bisa menggambar pula sama seperti Uki.

Dari sinilah, mereka mulai meengasah kemampuannya dalam bermusik. Bersama gank-nya Uki, Ariel akhirnya jadi teman baik plus patner nge-jamnya. Puncaknya, mereka tergabung dalm band yang menamakan dirinya Papermint. Sayang, band yang diharapkan bisa bicara banyak ini malah kandas di tengah jalan. Keduanya pun sepakat untuk jalan sendiri-sendiri.

Cerita berlanjut ketika band kesayangan Andika, Beat Jr (biasa membawakan lagu-lagu The Beatles) dan Stupid Cupid (biasa membawakan musik-musik beraliran Britpop), terpaksa bubar. Andika yang waktu itu cinta mati sama band membentuk sebuah band lagi. Uki yang jago main gitar sejak kenal Ariel dirangkulnya. Karena kekurangan personil Uki najak sohibnya di SMP, ariel. Sementara gara-gara dikenalin temen tetangganya Andika, doi pun ngajak gabung Indra dan Ari. Tahun 1997, band ini pun resmi terbentuk dengan nama Topi. Anggotanya terdiri dari Ariel (vocal/gitar), Andika (vocal/keyboard), Uki (gitar), Indra (bas), dan arie (drum).

Tadinya, formasi bakalan solid. Maklum awalnya semua personil rajin untuk latihan. Sayang, gara-gara ada personil yang nggak serius, band ini terpaksa bubar. Semua personil membuat band sendiri-sendiri. Memang dasar jodoh, Andika pun memanggil semua personil kembali.

Lagi-lagi sial. Saat hati sudah sreg, Arie cabut karena alasan pribadi. Reza dan Loekman yang pernah main bareng dengan indra dan kakaknya, digandengnya.

Karena udah ganti personil baru, maka namanya diganti menjadi Peterpan. Arti nama Peterpan simpel banget, band ini ingin terbang seperti cerita dongeng Peterpan.

Saat band udah solid, latihan pun sudah sering. Tinggal niat awal yang belum kesampaian, yakni tampil di kafe-kafe Bandung. Memang sih, band ini sempat manggung di kafe, tapi tidak terlalu sering.

Mereka maunya job terus mengalir, minimal menjadi home band salah satu kafe. Soalnya udah kepalang tanggung, mereka sudah banyak mengorbankan sekolahnya.


Download Lagu Peterpan

Senin, 18 Mei 2009

Samsons adalah band dari Indonesia yang beraliran poprock. Band ini teah merilis 2 album, yaitu "Naluri Lelaki" dan "Penantian Hidup".

Band ini didirikan pada 14 Juli 2003 dengan nama "Equal".[1] Namun, sebelum sempat rekaman, vokalis perempuan dan drummer memutuskan untuk berhenti. Lalu, Equal mengganti nama menjadi Samsons.

Nama "Samsons" merupakan nama yang berasal dari kelakuan Chandra Christanto, sang drummer. Sebelum rekaman, labelnya mewajibkan Equal untuk menjalani karantina selama seminggu. Setiap pagi, Konde (nama panggilannya) bangun lebih awal dan langsung memainkan drum, saat rekan-rekannya sedang tidur. Tentu saja, teman-teman Konde menjadi terganggu dan mengatakan bahwa kelakuan Konde seperti Samson.[2] Karena sering diucapkan, maka akhirnya Equal berganti nama menjadi Samsons.
Album keduanya, "Penantian Hidup", dirilis pada tanggal 25 Mei 2007. Album ini dibuat di 3 benua yakni: Asia (Indonesia), Australia, dan Amerika Serikat).[3] Album ini direkam selama sebulan. Samsons juga bekerjasama dengan Sydney Philarmonic Orchestra untuk suara orkestra.

Singel pertamanya adalah "Kisah Tak Sempurna", berkolaborasi dengan Erwin Gutawa, komposer lokal yang terkenal. Samsons sempat syuting video klip "For You" pada tanggal 8 Agustus 2007, dimana Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tampil dalam video klip ini. Lagu ini adalah persembahan untuk tentara Indonesia yang berangkat ke Lebanon sebagai anggota Pasukan Perdamaian PBB.[4] Samsons juga telah merilis singel keduanya berjudul "Luluh" dalam bentuk video klip dan MP3.[5]. Video klip "Luluh" ini menceritakan tentang seorang perempuan yang kehilangan pacarnya yang mendapat musibah luka bakar di sekujur tubuhnya ketika sedang berakrobat sepeda motor melewati lingkaran api.
Namun terlepas dari semua kesuksesan Samsons menembus industri musik tanah air, tidak sedikit yang meragukan keeksistensian mereka, sebab Bams dkk dinilai menyuguhkan karya standar. Tidak berbeda dengan band lainnya. Mereka yakin dan optimis untuk bisa tetap eksis dan punya tempat di penikmat musik Indonesia terus belajar dari hidup.


Biodata Personel Samsons!

PERSONEL SAMSONS

BamS [Vokal] -Nama Lengkap : Bambang Reguna Bukit -Nama Panggilan : BamS -Tempat/ Tgl Lahir: Ottawa, 16 Juni 1983 -Agama : Kristen -Pekerjaan : Mahasiswa -Pendidikan MUsik : Murid Vocal Elfa Secioria dan TSB, Kursus Gitar Yamaha Musik -Influence : Goo-goo dolls, Jamiroquai, Radiohead, Led Zepppelin, Queen dan Foo Fighter. -Pengalaman : eKS Vocalist dan Percusionist Infinity Band

Irfan [Gitar] -Nama Lengkap : Irfan Aulia Irsal -Nama Panggilan : Irfan -Tempat/ Tgl Lahir: Jakarta, 26 april 1983 -Agama : Islam -Pekerjaan : Mahasiswa -Pendidikan MUsik : Kursus Gitar LPM Farabi, Kursus Organ Yamaha Musik Indonesia -Influence : Silverchair, John Mayer, U2, Muse, Radiohead. -Pengalaman Sebelumnya :eKS Session Player SamSonS

Erik [Gitar] -Nama Lengkap : Erik Partogi Siagian -Nama Panggilan : Erik -Tempat/ Tgl Lahir: Jakarta, 11 November 1982 -Agama : Kristen Protestan -Pekerjaan : Mahasiswa -Pendidikan MUsik : Otodidak -Influence : John Mayer, Jamiroquai, Radiohead. -Pengalaman :Sering ikut Festival

Aldri [Bass] -Nama Lengkap : Aldri Dataviadi -Nama Panggilan : BamS -Tempat/ Tgl Lahir: Jakarta, 8 Februari 1984 -Agama : Islam -Pekerjaan : Mahasiswa -Pendidikan MUsik : Kursus electric bass LPM Farabi -Influence : Weezer, John Mayer, Supergrove, Marcus Miller, No Doubt. -Pengalaman : Indiers underground Jakarta

Konde [Drum] -Nama Lengkap : Chandra Cristanto -Nama Panggilan : Konde -Tempat/ Tgl Lahir: Jakarta, 25 Mei 1982 -Agama : Islam -Pekerjaan : Mahasiswa -Pendidikan MUsik : Kursus Drum LPM Farabi -Influence : Carter Beauford (Dave Matthews), Stuart Copeland (Yhe Police) dan Mike Portnoy (Dream theater). Pengalaman :eks Infinity dan Pure Instinct, Workshop, Q Channel Canada.


Download Lagu Samsons

Kamis, 14 Mei 2009

Nidji

Band yang berkomposisi 6 anak muda asal Jakarta yang terdiri dari Giring (vokal), Rama dan Ariel (guitar), Adrie (drum) , Andro (bass) dan Run-D (keyboard).


Makna Kata Nidji
NIDJI merupakan penyempurnaan nama dari kata "NIJI" yang diambil dari bahasa Jepang yang berarti Pelangi. Para personil telah menyukai dan menyetujui konsep dengan nama itu, karena kata NIDJI sangat merefleksikan warna musik mereka yang beragam serta berbeda satu sama lain, namun bias membiaskannya dalam satu warna musik.


Warna Musik Nidji
Konsep musik NIDJI adalah modern rock yang memadukan unsur-unsur lain, seperti progresif, funk, alternatif, dan pop. Grup-grup band yang secara tidak langsung mempengaruhi dan menjadi inspirasi terhadap corak musik Nidji, antara lain L'Arc-en-ciel, Coldplay, Goo Goo Dolls, U2, Radiohead, Smashing Pumpkins, The Verve, Dave Matthews, The Killers, Keane, dll.


Sejarah Nidji
Sejarah awal terbentuknya band NIDJI yaitu dari persahabatan antara Rama dan Andro. Persahabatan mereka berkembang terus dalam dunia musik. Selanjutnya bersama Ariel yang telah bergabung dengan mereka, terciptalah sebuah lagu berjudul "Maria". Namun lagu itu belumlah sempurna dan masih membutuhkan sebuah vokal. Kemudian mereka bertemu dengan Giring yang selanjutnya dapat melengkapi lagu "Maria" dengan mengisi vokal pada lagu tersebut.
Setelah itu, Andro merekomendasikan Adri yang sebelumnya telah sering melakukan jam session bersamanya untuk menempati posisi sebagai drummer. Mereka berempat (Ariel, Andro, Adri dan Giring) lalu menghubungi Rama yang sempat terpisah sebelum terciptanya lagu "Maria" untuk mencoba bermain musik bersama hingga akhirnya menemukan kecocokan visi dan misi.

Pada awal Februari tahun 2002, terbentuklah NIDJI dalam formasi awal. Lalu pada awal April tahun 2005, NIDJI menambah personilnya menjadi 6, yaitu seorang keyboardist bernama Randy yang merupakan sahabat dari Giring, sang vokalis.


Download Lagu Nidji

The Cangcuters

Sejarah Awal

Berawal dari persahabatan 3 orang pria yang hobinya exist, yaitu Tria , Qibil dan Dipa yang pada tahun 2000 berlajar di Fakultas Ilmu Komunikasi di sebuah Universitas Negeri Bandung. Selain bersama-sama kuliah di sana, mereka juga sangat gemar menghadiri acara-acara pentas musik yang marak berlangsung di kota Kembang. Dari mulai acara lokal yang skalanya kecil sampai dengan konser artis mancanegara.

Hampir tiap acara musik mereka hadiri, hingga akhirnya pada suatu malam di tahun 2004, Tria, Qibil dan Dipa memiliki sebuah gagasan untuk membentuk Band, namun bukan sembarang Band, mereka ingin sesuatu yang baru dan menyegarkan, sesuatu yang tidak biasa, bahkan luar biasa, seperti halnya pemilihan nama bandnya yaitu THE CHANGCUTERS.

Sejarah Nama Band The Changcuters

Nama The Changcuters ini dipilih secara spontan, diambil dari nama seorang teman, tepatnya teman SMP Qibil yaitu Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut” Begini ceritanya: Sebenarnya nama Changcuters sudah ada jauh sebelum mereka bertiga membentuk band. Pada awalnya Tria, Qibil dan Dipa serta beberapa teman kuliah mereka sering sekali berfoto ala anak Band, dan pada masa-masa mereka hobi berfoto ria, bertemulah mereka dengan Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut”, Tria, Dipa dan teman2 lainnya merasa heran dengan nama panggilan itu..mereka merasa nama Cangcut tersebut adalah nama yang lucu..akhirnya setelah bertemu si “Cangcut”, kata2 cangcut menjadi panggilan akrab mereka seperti “Apa kabar Cut?”, “Kemana aja Cut?” dan lain-lain. Karena kejadian-kejadian itulah, akhirnya folder foto mereka yang bergaya anak band tersebut, dinamai dengan Changcuters dan akhirnya ketika Tria, Dipa dan Qibil memutuskan untuk membentuk Sebuah Rock N Roll Band mereka langsung sepakat kalo nama bandnya adalah THE CHANGCUTERS

Formasi The Changcuters

Pada tanggal 19 September 2004 The Changcuters terbentuk, Pada awalnya The Changcuters beranggotakan 3 Orang saja yaitu Tria (Vokal), Qibil (Gitar) dan Dipa (Bass) lalu untuk pengisi instrument lainnya mereka mengajak Alda (Gitar) dan Erick (Drum) sebagai additional Player. Alda adalah teman SMA Qibil dan pernah juga satu Band bersama Qibil semasa SMA, sedangkan Erick juga teman seband Qibil semasa SMP dan SMA awal. Formasi ini ternyata tidak berlangsung lama, Erick hanya dapat membantu sampai pada saat pembuatan demo awal The Changcuters yang berisi 4 lagu. Erick tidak dapat membantu kita karena pada saat itu Erick masi tergabung dalam Band lain.

Setelah berlatih dengan materi-materi lagu mereka sendiri akhirnya mereka merasa siap untuk segera tampil. Karena keterbatasan relasi, akhirnya mereka mencoba mengikuti audisi band agar bisa tampil di acara tersebut. Karena Erick tidak bisa membantu pada saat itu akhirnya posisi additional drummer diambil oleh Irwan yang merupakan teman dari teman mereka. Alhamdulillah, walaupun Irwan baru sekali latihan, The Changcuters berhasil lolos audisi dan manggung untuk pertama kalinya..Audisi demi audisi telah mereka lewati dan dari semua audisi, mereka selalu lolos dan berhasil manggung.

Ternyata posisi Irwan pada drum tidak berlangsung lama, Irwan mengundurkan diri dari posisi additional drummer di tahun 2005 Akhir, setelah sebelumnya sempat membantu kita membuat demo kedua kita yang berisi 12 lagu.

Bertepatan dengan mengundurkan dirinya Irwan, Erick juga mengundurkan diri dari band lamanya. Tanpa pikir panjang lagi, Tria Qibil dan Dipa akhirnya mengajak Erick lagi dan menetapkan Erick dan Alda yang tadinya additional player sebagai personil tetap The Changcuters

The Changcuters Membuat Album

Dari awal audisi, The Changcuters sudah membawakan materi lagu sendiri. Materi tersebut sudah masuk ke radio-radio di Bandung dan sempat juga masuk chart teratas di acara indie chart di beberapa radio di Bandung. Berawal dari situ The Changcuters mulai dikenal luas terutama di Bandung. Banyak yang mulai menyukai The Changcuters dan banyak juga yang menanyakan album kita bisa didapatkan di mana. Atas dasar itulah The Changcuters memberanikan diri untuk membuat demo berisi 12 tembang yang pada awalnya akan kita release sendiri.

Pada saat mereka hendak mencari label rekaman, mereka bertemu Uki “Peterpan” yang dulunya pernah satu band dengan Qibil dan Erick. Mereka pada awalnya hanya ingin berkonsultasi dengan Uki tapi nasib berkata lain, ternyata Uki tertarik untuk memproduseri mereka karena pada saat itu Uki sedang mencoba membuat label rekaman baru yang bernama Masterplan Records dan The Changcuters menjadi releasan pertamanya. Singkat kata singkat cerita, album perdana The Changcuters pun release di bawah naungan Masterplan Records.

Album yang bertajuk “Mencoba Sukses” ini release pada tanggal 11 Agustus 2006 yang diiringi dengan launching album yang cukup spektakuler, yang mereka namakan “Konser Modal Nekat The Changcuters”, konser tunggal The Changcuters yang dihadiri oleh kurang lebih 10.000 orang

Mencoba Sukses Kembali

Diumur 2 tahun, sudah cukup banyak prestasi yang diukir The Changcuters antara lain menjadi Band Of The Year 2006 Versi majalah SMA, Rookie Of The Year 2006 versi salah satu radio swasta terkenal di Bandung dan lain sebagainya. Dan di umurnya yang ke 3 tahun, setelah habis kontrak dengan Masterplan Records, The Changcuters mendapatkan tawaran dari sebual label rekaman yang sudah sangat terkenal di Indonesia yaitu SONY&BMG Indonesia.


Download The Cangcuters

Ungu

Ungu terbentuk tahun 1996. Motor pembentuknya adalah Ekky (gitar) dan saat itu vokalisnya adalah Michael, sedangkan drum dipegang oleh Pasha Van derr Krabb. Tahun 1997, saat Ungu hendak manggung, Pasha Van derr Krabb 'menghilang' dan posisinya digantikan oleh Rowman. Enda yang sebelumnya adalah roadies-nya Ekky juga ikut bergabung dengan Ungu.

Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku. Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy. Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan "Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi ost. sinetron ABG (RCTI). Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.

Saat hendak masuk dapur rekaman untuk album kedua, Ekky memutuskan keluar. Oncy yang saat itu baru keluar dari Funky Kopral dipilih untuk menggantikan Ekky. Album kedua Ungu Tempat Terindah dirilis Desember 2003. Album ini menjagokan "Karena Dia Kamu" sebagai single pertama dan "Suara Hati" dipilih sebagai single kedua. Baru empat bulan dirilis, penjualannya telah mencapai 80.000 (delapan puluh ribu) kopi. Jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan album pertama yang 'telah' mendapatkan platinum (150.000 kopi) dalam hitungan waktu satu setengah tahun.[1]

Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, "Senyawa".

Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum.[2] Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005. Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia. Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana. SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.[3]

Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006.[4] Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping.[5] Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album religi SurgaMu. Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.[6]

Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video of the Year "Demi Waktu".[7]

Ungu dengan dukungan "A Mild Live Productions" dan "Trinity Optima Productions" membuat buku biografi. Buku yang diberi judul "A Mild Live Ungu Book Magazine" itu diluncurkan pada Kamis, 10 Mei 2007, di Jakarta.[8] Dicetak sebanyak 40 ribu eksemplar, buku tersebut memuat biografi masing-masing personil, diskografi Ungu, foto-foto, dan bahkan chord lagu-lagu Ungu.[9]

Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar. Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan "Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari album ketiga mereka Melayang.[10]

Dalam ajang "SCTV Music Awards 2007" di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan. Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan 'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu "Andai Kutahu". Sedangkan Melayang dengan lagu andalan "Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.[11]

Ungu kembali merilis album reguler keempatnya bertajuk Untukmu Selamanya. Album ini di-launching di empat negara sekaligus, yaitu 9 Agustus 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Agustus 2007 di Singapura, 12 Agustus 2007 Hongkong dan puncaknya 15 Agustus 2007 di Jakarta, Indonesia. Lagu andalan dalam album ini antara lain, "Kekasih Gelapku", "Cinta dalam Hati", "Apalah Arti Cinta" dan "Ijinkan Aku".[12]

Menyambut Ramadhan 1428 H, Ungu merilis album religi lagi yang berbentuk mini album bertajuk Para Pencari-Mu. Dalam album ini Ungu berkolaborasi dengan ustad Jeffry Al Buchori.[13] Album ini hanya berisi lima lagu, yaitu "Para PencariMu", "Sembah Sujudku", "Surga Hati", "Sesungguhnya", dan "Tuhanku". Sebelum mini album ini dirilis, tiga dari lima lagu telah terpilih sebagai soundtrack sinetron religi yang tayang selama Bulan Ramadhan.[14]

Ungu kembali meraih penghargaan untuk kategori 'Band Ngetop' di ajang SCTV Awards 2007, yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta, Jumat, 24 Agusutus 2007. Dalam ajang itu, Ungu berhasil menyisihkan grup band lainnya, seperti Ada Band, Peterpan, Radja, dan pendatang baru yang mendadak populer, Kangen Band. Pada tahun 2007, Ungu bersama Samsons dan Naff, dijuluki 'The Rising Star' band oleh penyelenggara konser musik akbar Soundrenaline, A Mild Live Productions dan Deteksi Productions, juga oleh raksasa label rekaman Musica Studio.[15]


Download Lagu Ungu

Minggu, 10 Mei 2009

Music and Words for a Strong Movement

Music can be employed as a fundraiser or to advance a Crusade. This has been tried a amount of times by creative people and instrumentalists who created Music and spelled Words dependent on their concord has and sold them as singles, with the proceeds going to Charity. For a Charity sweat, this type of fundraiser is actually very competent. After all, who can reject the itch of being effective to help by corrupting a individual by one (or some) of the best artists, singing Songs that advertize their causes and their charities. These singles, especially when they are done decent and impeccably, are sure to hit the graphs by tempest. Although they may not reach the numerate one recognise all the time, they are surely hits that can at least touch the top 50 of the Billboard graphs, for instance.

Take, for model, the recent song done during the suffer Up To Cancer telethon in America. Titled “Just stand Up!,” this song was did by some of the most popular and the best female creative people in America, admitting Beyonce Knowles, Mary J. Blige, Mariah Carey, Fergie, Natasha Bedingfield, Leona Lewis, and Miley Cyrus, among others. This vocal reached the 11th bit of the Billboard Top 100—a feat for a Polemonium Van-bruntiae campaign. But while it is a Polymonium Caeruleum Van-bruntiae song, this does not mean that the vocal isn’t any good. With Euphony and Lyrics produced by Antonio Reid and Kenneth Edmonds, this song is just as good as any vocal on the airs today. The Lyric Poems of the vocal mouth of resilence and potency during a time of hard times and problems; while the Words did not now mention cancer, it touches to it. Find the kind of hope the Music Lyrics what to ingrain, aptly decent the aims of the fundraiser: “I’m tellin’ you things get better through whatever / If you fall, dust if off, don’t let up / Don’t you know you can go be your own miracle / You need to know!” The Words pertain to how the Charity of other masses can help fund cancer research, although the common signified of the Words can also endure on its own.

Other similar song is “What’s Going On,” recorded in 2001 by a number of artists duckbill using the name “Artists Against AIDS Worldwide.” The song was primitively recorded by Martin Gaye in the 1970s, so its AIDS advocacy was not measured. Yet, the Words of the song have a theme that can work for the Case. For illustrate, this part of the Lyrics is general, but it can have extra astuteness when placed in the context of AIDS: “You see war is not the answer / For only love can conquer hate / You know we've got to find a way / To bring some lovin' here today.”

An earlier attempt of this is the song “Voices That Care,” featuring some of the hottest creative people during that time, taking on Will Smith, Luther Vandross, Celine Dion, Michael Bolton, Kenny G, and others. With Lyric Poems getting to boost the looks of the military personnel during the Gulf War, this reached top points in varied graphs in the country—and the world. This goes to show that a solid song with grave Words and ingratiating intentions can go a easy means.

Sabtu, 09 Mei 2009

website hit counter design
Hit counter provided by hit counter website.